Wednesday, 13 August 2014

cerita Syaikh juha "Tukang kebun yang setia"

Eps : Tukang kebun yang setia




         Suatu hari sang khalifah duduk di atas batu di taman, tetapi ia merasa jengkel melihat taman yang ia sayangi begitu tidak ter’urus. lalu khalifah memerintahkan algojo kerajaan menangkap dan membunuh si tukan kebun
         Sebelum menjalani hukuman mati, si tukang kebun mempunyai satu perimintaan, yaitu brtemu dengan khalifah. Permintaan itu dikabulkan.
         Pada saat menekati singgasana, dia membersihkan tenggorokan dan meludahi kaki khalifah. Khalifah terkejut dan meloncat ke beakang.
         “kurang ajar. Beraninya engkau meludahi kaki ku, apa maksudmu?
         Sebenarnya tukang kebun itu hanya menuruti saja kata kata syaikh juha. Dan sebelum si tukang kebun itu menjawab, syaikh juha melangkah ke depan untuk membela orang ini.
         ‘yang mulia, tidak ada orang yang lebih setia daripada si tukang kebun yang malang ini. Ia khawatir orang orang akan menuduhmu telah menghukum mati seorang tukang kebun hanya karena alasan yang sepele. Karena itu dia melakukan perbuatan tadi agar kesalahannya menjadi lebih berat dan engkau mempunyai alasan  yang tepat untuk menggantungnya.” Kata syaikh juha
         Mendengar penjelasan syaikh juha. Khalifah menyadari kesalahannya, hampir saja ia berbuat tidak adil.
         “bebaskan dia” perintah khalifah

imam gimnastiar tentang abdi (fb) : imam gimnastiar

Syaikh Juha "ongkos toilet"

Eps : Ongkos toilet

Suatu hari syeikh juha pergi ke penginapan, tetapi karena ia berpakaian amat sederhana, pelayan penginapan itu tidak melayaninya dengan baik. Mereka hanya memberikan sabun, handuk dan pakaian dalam.
         Ketika hendak pergi. Syaikh Juha tidak mengeluh pada para pelayan, justeru memberi masing masing satu keping emas. Kebaikan syaikh  juha membuat para pelayan heran dan bertanya tanya, apakah mereka telah memperlakukannya dengan baik hingga layak mendapatkan tips yang begitu besar.
         Minggu berikutnya syaik Juha datang lagi ke penginapan. Kali ini para pelayan memperlakukan Syaikh juha sangat luar biasa, ia diberi handuk bordir dan pakaian dalam dari sutra.
         Setelah dipijat dan diberi parfum dia meninggalkan tempat mandi dan memberikan setiap penjaga sekeping uang perunggu yang nilainya pailng kecil.

         “ini, untuk kedatanganku yang kemarin dan uang emas yang kemarin, untuk kedatanganku hari ini.” Kata syaikh juha


about me (fb) : imam gimnastiar