Suatu hari Syaikh juha dan anaknya
mengadakan perjalanan. Dia menyuruh anaknya untuk naik keledai sementara dia
sendiri berjalan kaki. Samapi di suatu desa mereka bertemu beberapa orang, dan
sala satu dari warga desa itu berkata, “lihatlah pemuda yang tidak tahu sopan
santun itu. Dia enak-enakan duduk diatas keledai sementara ayahnya yang malang
berjalan kaki!”
Anak syaikh juha merasa malu, Akhirnya ia
turun dari keledai, dan memaksa Syaikh juha untuk duduk diatas keledai.
Dan ketika memasuki sebuah perkampungan.
Mereka brtemu dengan beberapa orang, sala seorang dari warga itu menyindir,
“lihatlah, pemuda malang itu berjalan kaki, sementara ayahnya yang tak kenal
belas kasihan duduk diatas keledai.”
Setelah melewati kampung tersebut Syaikh
juha berkata kepada anaknya, “anakku, yang terbaik untuk kita adalah berjalan
kaki bersama.”
Akhirnya mereka berdua melanjutkan
perjalanan dan berjalan kaki berdua. Dan kembali mereka berpapasan dengan orang
lain, kembali oran orang itu berkomentar,
“lihatlah kedua orang bodoh itu, mereka berjalan diterik matahari dan
tidak satupun darimereka yang mengendarai keledainya!.”
Syaikh juha menatap anaknya dan berkata,
“begitulah, betapa sulit bagi kita utuk melarikan diri dari prasanka orang .”






0 komentar:
Post a Comment
komentarnya ditunggu dan terimakasih telah berkomentar