kali ini ane mau berbagi cerita dengan agan agan semua.
lebih tepatnya curhat.. hhe
tapi ane yakin kalau agan agan peka,
apa yang akan ane ceritain kali ini bisa bermanfaat banget buat agan agan semua
gini loh gan pada hari jumat ane mendapatkan sesuatu hal yang mencengangkan bagi diri ane.
dalam suasana yang hening. teman ane menghampiri ane dan dia bilang seperti ini
"loe itu keras kepala yah"
sehentak perkataan temen ane itu membuat hati ane berguncang bagai gempa 10 skala lither yang menimpa bumi (lebay banget yah gue)
dari situ ane pun coba bertanya kepada diri sendiri "apakah benar ane ini keras kepala"
lalu ane pun coba menguji kebenarannya.
pada hari jumat saya coba untuk mengadakan sebuah test sederhana. hari itu ane kerja dengan situasi badmood dikala badmood. badmood saya ini diperbesar lagi oleh sikap teman teman saya yang kerja nya asal asalan. saya pun coba untuk menegur teman saya. namun temen saya tidak menanggapinya.
lalu karena saya kesal saya pun kerja semanuya. akhirnya teman saya mensegur saya (dengan nada standar) namun hari itu saya mengalami kesal yang luar biasa. ingin rasa nya saya tonjok teman saya itu bahkan ingin saya bunuh.
namun kekesalan itu tak berlanjut dengan body kontek. namun yang jelas saya masih menyimpan rasa kesal itu.
kesorean harinya saya mencoba mengevakuasi apa uang terjadi siang tadi di tempat kerja. ternyata setelah saya renungi sikap saya siang tadi mengandung unsur keras kepala. karena saya memikirkan kekesalan saya dan hanya ingin orang lain mwndengar saya.
saya tidak bisa memahami keadaan orang lain. saya hanya mempedulika keadaan badmood saya. yang akhirnya saya menjadi kesal luar biasa.
oke dari sini sadari dan akui bahwa sayamemang keras kepala. namun bukan beearti saya membenci diri saya sendiri akan sikap saya itu.
karena saya sadari satu hal bahwa tuhan menciptkan manusia dengan kelebihan lengkap dengan kekurangan ?
siapa di dunia ini yg tak punyai kekurangan. semuanya punya hanya saja ada beberpa orang yang mampu untuk menyembunyikannya.






Haha bner ternyata, musuh terbesar itu adalah diri kita sendiri
ReplyDelete